like the flowing river

be like the flowing river.
silent in the night.
be not afraid of the dark.
if there are stars in the sky,
reflect them back.
if there are clouds in the sky,
remember, clouds, like the river, are water.
so, gladly reflect them too,
in your own tranquil depths.

~manuel bandeira

Tuesday, August 4, 2015

Petrikor




Photo Credit: Reylia Slaby
Langit dunia di atas
                bebas tak terhingga
                mulia tak bernoda
                suci para transenden


Bumi tempat semua berpijak
                kaki menginjak
                hayat membusuk
                kotoran menghanyut


Langit bumi terpisah horison maya
langit bumi tersatukan horison maya
tak tahu mana ujung mana tepi

tapi langit bumi bersatu satu kala
ketika dewa dewi di langit menumpahkan darahnya
mencintai dan menangisi bumi akan kekotor-profanannya

darah suci membelah batu dan tanah
mendobrak keangkuhan para kepala keras di bumi
menyentuh dengan lembut dedaunan yang girang menyambut kehidpan langit
menghanyutkan dusta para bangkai busuk
membendung hawa surya pembakar bumi


Tetes darah pertama bertemu darah batu
menggumpalkan dalam butirannya
dipecahkan ke dalam udara
memancarkan kesucian bersatunya darah bumi dan darah langit
aroma asmara kerinduan bumi pada langit


Angin dengan riang merayakan
membawa berita ke penjuru bumi
dentuman keras genderang sorak sorai
berdansa bersama para daun
bersiul-siul tinggi riuh
menerpa wajah yang kewalahan membendung senyum tak tertahankan
menyambut romantisme kebiruan yang akan datang


Bersatunya darah langit dan bumi
Asmara paradoks dua dunia

No comments:

Post a Comment